Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Informasi Izin
Beranda » Merek » Kelas 35 Adalah Apa? Ini Jenis Usaha yang Masuk Kelas Merek 35 dan Penjelasan Lengkapnya

Kelas 35 Adalah Apa? Ini Jenis Usaha yang Masuk Kelas Merek 35 dan Penjelasan Lengkapnya

Kelas 35 Adalah Apa? Ini Jenis Usaha yang Masuk Kelas Merek 35 sering kali menjadi pertanyaan fundamental bagi para pelaku usaha, pemilik brand, hingga UMKM yang ingin memproteksi bisnisnya secara hukum. Secara garis besar, Kelas 35 merupakan klasifikasi dalam Nice Classification yang dikhususkan untuk kelompok jasa, bukan barang fisik. Fokus utamanya mencakup aktivitas periklanan, manajemen bisnis, administrasi bisnis, dan fungsi-fungsi kantor yang mendukung jalannya sebuah perdagangan.

Memahami klasifikasi merek kelas 35 sangat penting agar pendaftaran merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) tidak ditolak atau salah sasaran. Banyak orang keliru mengira bahwa jika mereka memproduksi baju, mereka otomatis masuk kelas 35. Padahal, untuk produk fisik seperti pakaian, Anda mungkin perlu merujuk pada Kelas 25, sedangkan kelas 35 untuk bisnis apa? Jawabannya adalah untuk jasa penjualan atau tokonya.

Kelas 35 Adalah Apa? Ini Jenis Usaha yang Masuk Kelas Merek 35 dan Penjelasan Lengkapnya

Kelas 35 Adalah Apa? Ini Jenis Usaha yang Masuk Kelas Merek 35 dan Penjelasan Lengkapnya

Mengenal Klasifikasi Merek Kelas 35 Menurut DJKI

Berdasarkan standar internasional yang diadopsi oleh Kelas 35 DJKI, kelas ini mencakup jasa-jasa yang diberikan oleh orang atau organisasi yang tujuan utamanya adalah untuk membantu dalam pengoperasian atau manajemen perusahaan komersial. Pendaftaran merek kelas 35 sangat krusial bagi Anda yang menjalankan model bisnis perantara atau penyedia platform.

Lingkup utama dari kelas merek 35 meliputi:

  • Jasa Periklanan: Segala bentuk promosi produk atau jasa melalui berbagai media.
  • Manajemen Bisnis: Bantuan dalam pengelolaan operasional perusahaan atau proyek.
  • Administrasi Bisnis: Jasa pengarsipan, penggajian, dan urusan administratif perkantoran.
  • Fungsi Kantor: Layanan yang mendukung aktivitas kerja harian di kantor.
  • Penyajian Barang: Menampilkan barang pada media komunikasi untuk tujuan eceran (seperti toko online atau marketplace).

Daftar Jenis Usaha Kelas 35 yang Paling Populer

Banyak pengguna mencari informasi mengenai contoh usaha kelas 35 untuk memastikan apakah bidang mereka relevan. Berikut adalah beberapa contoh bisnis yang wajib mempertimbangkan masuk ke dalam kelas ini:

  1. Toko Online dan Marketplace: Platform yang menyediakan tempat bagi orang lain untuk berjualan atau menampilkan barang dagangan.
  2. Retail, Grosir, dan Distributor: Jasa pengumpulan berbagai macam barang untuk memudahkan konsumen melihat dan membelinya.
  3. Agen Periklanan dan Jasa Promosi Kelas 35: Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan konten iklan, manajemen media sosial untuk brand, hingga jasa pemasaran digital.
  4. Manajemen Artis atau Influencer: Pengelolaan bisnis dan karier figur publik.
  5. Jasa Rekrutmen: Agensi penyalur tenaga kerja atau pencarian bakat.

Tabel Relevansi Jenis Usaha terhadap Aktivitas Kelas 35

Jenis Usaha Aktivitas Utama Relevansi Kelas 35
Marketplace / E-commerce Menyediakan platform jual beli Sangat Tinggi (Penyajian barang untuk eceran)
Agensi Digital Marketing Jasa promosi kelas 35 dan iklan Sangat Tinggi (Periklanan)
Toko Kelontong / Swalayan Jasa perdagangan kelas 35 Tinggi (Layanan retail)
Konsultan Manajemen Analisis efisiensi bisnis Tinggi (Manajemen Bisnis)

Perbedaan Merek Produk dan Merek Jasa Perdagangan

Penting bagi pelaku usaha untuk membedakan antara merek untuk produk (barang) dan merek untuk jasa perdagangan. Sebagai contoh, jika Anda memproduksi mesin pompa, Anda harus mendaftar di Kelas 7. Namun, jika Anda memiliki toko fisik atau website bernama “Pompa Jaya” yang menjual berbagai merk mesin pompa milik orang lain, maka Anda membutuhkan merek kelas 35 untuk apa? Yakni untuk melindungi nama toko atau jasa distribusi Anda tersebut.

Kesalahan dalam memilih klasifikasi merek kelas 35 atau kelas lainnya dapat berakibat fatal, seperti merek tidak terlindungi saat ada kompetitor menggunakan nama yang sama untuk jenis usaha perdagangan yang serupa. Selain Kelas 35, pelaku usaha juga sering melakukan riset pada kelas lain seperti Kelas 16 untuk percetakan atau Kelas 9 untuk aplikasi digital guna membangun perlindungan menyeluruh.

Prosedur Pendaftaran Merek Kelas 35 di DJKI

Untuk melakukan pendaftaran merek kelas 35, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen dan mengikuti langkah-langkah resmi. Proses ini sekarang dapat dilakukan secara online melalui sistem di DJKI. Berikut adalah langkah ringkasnya:

  • Melakukan pengecekan merek terlebih dahulu untuk memastikan belum ada nama serupa di kelas yang sama.
  • Menentukan sub-jasa yang spesifik (misalnya: jasa toko eceran produk kecantikan).
  • Menyiapkan etiket merek (logo) dan surat pernyataan kepemilikan.
  • Membayar biaya permohonan sesuai tarif PNBP.
  • Mengisi formulir pendaftaran melalui akun resmi di situs DJKI.

Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam menentukan deskripsi jasa yang tepat atau tidak ingin repot dengan proses birokrasi, sangat disarankan menggunakan jasa daftar merek kelas 35 yang profesional agar peluang disetujuinya pendaftaran merek Anda semakin besar.

Anda Butuh Bantuan Pendaftaran Merek Kelas 35?

Menentukan kelas merek yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk keamanan bisnis Anda. Jangan sampai kerja keras membangun brand hilang seketika karena kesalahan klasifikasi di awal pendaftaran.

PERMATAMAS membantu pelaku usaha, pemilik brand, UMKM, distributor, dan perusahaan dalam pengurusan pendaftaran merek. Untuk bisnis yang bergerak di bidang perdagangan, promosi, pemasaran, marketplace, dan aktivitas bisnis lainnya, PERMATAMAS membantu menentukan kelas merek yang sesuai serta mendampingi proses pendaftaran merek melalui DJKI. Dengan pengalaman yang luas, kami memastikan contoh merek kelas 35 Anda memiliki dasar hukum yang kuat dan terproteksi dari ancaman plagiarisme di masa depan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

  • visibility 43
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Izin Edar PKL Kemenkes Untuk Produk Impor guna Menjamin Keamanan Konsumen Indonesia

    Mau Buka Shopee Mall & TikTok Shop? Pahami Dulu Pentingnya Merek Kelas 35 DJKI!

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Mau Buka Shopee Mall & TikTok Shop? Pahami Dulu Pentingnya Merek Kelas 35 DJKI karena langkah ini merupakan fondasi legalitas utama bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasar di platform digital secara resmi. Seiring dengan ketatnya persaingan di ranah e-commerce, status sebagai lapak resmi atau “Mall” menjadi prestise tersendiri yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen secara […]

  • Daftar Merek Tisu Kelas Berapa? Panduan Pendaftaran Merek Tisu dan Prosedur Lengkapnya

    Daftar Merek Tisu Kelas Berapa? Panduan Pendaftaran Merek Tisu dan Prosedur Lengkapnya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Daftar Merek Tisu Kelas Berapa? Panduan Pendaftaran Merek Tisu menjadi informasi yang sangat krusial bagi para pelaku usaha di industri produk sanitasi dan perlengkapan rumah tangga saat ini. Bagi Anda yang berencana memproduksi atau memasarkan brand tisu sendiri, memahami klasifikasi merek adalah langkah awal yang menentukan keberhasilan perlindungan hukum di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). […]

  • Izin PKRT Kemenkes Parfum Baju: Syarat Mutlak Keamanan Konsumen dan Kunci Sukses Tembus Ritel Modern

    Izin Kemenkes RI PKD Cairan Antiseptik: Syarat Utama Keamanan Produk dan Legalitas Bisnis

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Izin Kemenkes RI PKD Cairan Antiseptik menjadi standar wajib bagi setiap pelaku usaha guna menjamin aspek keamanan, kemanfaatan, dan mutu produk yang beredar di masyarakat. Sebagai salah satu kategori Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), cairan antiseptik seperti pembersih luka, cairan antiseptik serbaguna, hingga disinfektan permukaan tidak diperbolehkan dipasarkan secara bebas tanpa mengantongi legalitas resmi dari […]

  • Kapan Industri Kosmetik Membutuhkan Sertifikasi CPKB Atau SPA CPKB? Ini Panduan Lengkapnya

    Strategi Matang Persiapan Pabrik Kosmetik Sebelum Mengajukan Sertifikasi CPKB Golongan A untuk Ekspansi Pasar Global

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Melakukan persiapan pabrik kosmetik sebelum mengajukan sertifikasi CPKB Golongan A merupakan langkah strategis yang menentukan keberhasilan pelaku usaha dalam menembus pasar kosmetik skala besar. Seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan produk, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan standar ketat bagi industri untuk menjamin kualitas setiap produk yang beredar. Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik […]

  • Kapan Industri Kosmetik Membutuhkan Sertifikasi CPKB Atau SPA CPKB? Ini Panduan Lengkapnya

    Apa Itu CPKB? Mengenal Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik Menurut BPOM

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Penerapan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) kini menjadi syarat mutlak yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bagi seluruh produsen kosmetik di Indonesia. Kebijakan ini diberlakukan guna menjamin mutu, keamanan, dan kemanfaatan produk perawatan kulit maupun kecantikan yang beredar di tengah masyarakat. Seiring tingginya lonjakan industri kosmetik nasional, BPOM secara konsisten memperketat […]

  • Kapan Industri Kosmetik Membutuhkan Sertifikasi CPKB Atau SPA CPKB? Ini Panduan Lengkapnya

    Kapan Industri Kosmetik Membutuhkan Sertifikasi CPKB Atau SPA CPKB? Ini Panduan Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Mengetahui kapan industri kosmetik membutuhkan sertifikasi CPKB atau SPA CPKB adalah langkah awal paling vital bagi setiap pelaku usaha yang ingin memasarkan produk kecantikan secara legal di Indonesia. Sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti nyata bahwa fasilitas produksi telah memenuhi standar mutu, keamanan, dan kemanfaatan yang ditetapkan oleh pemerintah. […]

expand_less